Jl. KH Wahid Hasyim No.12, Sidorejo Lor, Kec. Sidorejo

SOSIALISASI UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI MAN SALATIGA

MAN Salatiga – Berdasarkan Surat Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Nomor: 421.1/03858 tanggal 18 Maret 2021 hal Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor: 443.5/0004831 tanggal 23 Maret 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Jawa Tengah, MAN Salatiga ditunjuk sebagai madrasah yang akan melaksanakan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Tahap I yang direncanakan diselenggarakan mulai tanggal 5 s.d 17 April 2021.

Uji coba PTM Tahap I diselenggarakan oleh sekolah/madrasah yang ditunjuk, apabila memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya memenuhi indikator penerapan protokol kesehatan, memperoleh penilaian SIAP daftar periksa kesiapan madrasah, dan mendapatkan  izin dari komite madrasah, orang tua/wali peserta didik, Gugus Tugas Percepatan Penangaan Covid-19 Kota Salatiga, kepala kantor kemenag Kota Salatiga untuk mendapat rekomendasi/persetujuan dari Ka Kankemenag Kota Salatiga, serta izin dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah.

Sukarman, S.Pd menyampaikan bahwa Pelaksanaan Uji Coba PTM Tahap I & Simulasi Permodelan Pembelajaran Tatap Muka mengedepankan keamanan, keselamatan, dan kesehatan warga madrasah yang dilaksanakan secara terbatas, ketat, dan bertahap dengan mempertimbangkan peta resiko daerah. Sehingga segala sesuatu persiapannya harus disiapkan dengan matang. Salah satu hal yang terkait adalah peserta didik, yaitu peserta didik benar-benar sehat, akses ke sekolah harus diperhatikan yaitu jalan kaki, naik sepeda motor sendiri, diantar/dijemput orang tua (angkutan umum tidak diperbolehkan), dan perlu dilakukan pendataan peserta didik.

Sukarman menambahkan, bahwa strategi proses PTM MAN Salatiga diawali dari peserta didik kelas X dengan ketentuan 110 peserta didik (dalam 1 shift), maksimal 2 shift (220 peserta didik), 1 kelas terdiri 18 peserta didik, dengan jam tatap muka shift 1 (07.00-09.00wib), shift 2 (09.30-11.30).

Dalam kesempatan yang sama, Handono, S.Ag, M.Pd selaku Kepala MAN Salatiga menyatakan bahwa beliau bersyukur karena MAN Salatiga ditunjuk sebagai madrasah di kota Salatiga untuk melaksanakan uji coba PTM tahap I, sedangkan tidak semua satuan pendidikan ditunjuk sebagai sekolah/madrasah yang melaksanakan uji coba PTM dan tetap melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Beliau menegaskan, untuk persiapan pelaksanaan uji coba PTM tahap I dan simulasi permodelan PTM, diharapkan untuk dikoordinasi dan disiapkan dengan baik berdasarkan tahapan yang diperlukan dengan melakukan sinergi dengan berbagai pihak terkait untuk menjamin persiapan dan rencana pelaksanaan simulasi PTM yang aman dan mampu menjadikan MAN Salatiga sebagai model perluasan uji coba, dan simulasi permodelan PTM tahap selanjutnya. Apabila MAN Salatiga sukses dalam uji coba, semoga kita bisa maju lagi pada masa transisi dan kembali ke situasi normal.

Terkait uji coba Pembelajaran Tatap Muka, Kepala MAN Salatiga berharap “Mengkoordinasi dan mempersiapkan PTM dengan baik sehingga proses pembelajaran tatap muka berjalan aman nyaman, tetap menjalin komunikasi dan kerja sama dengan instansi terkait, vaksinasi bapak/ibu guru & karyawan/wati secara menyeluruh, serta melaporkan secara periodik  kepada kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah.”

2 thoughts on “SOSIALISASI UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI MAN SALATIGA

Leave a Reply to MAN Salatiga Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *