Road to MRA : MAN Salatiga Mantapkan Kesiapsiagaan Bencana Bersama BPBD; Tanggap, Tangkas dan Tangguh.

bencana

Jurnalistik.MANSa – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Salatiga (Kamis, 20/11/2025) bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Salatiga menyelenggarakan Pelatihan dan Simulasi Tangguh Bencana bertajuk “Tanggap, Tangkas, Tangguh: Bersama Hadapi Bencana.” Kegiatan yang melibatkan perwakilan murid kelas XII ini menjadi bagian penting dari penguatan program MRA (Madrasah Ramah Anak) khususnya pada kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Acara dibuka oleh Wakil Kepala Bidang Akademik, M. Waston Al Hikami, S.Pd., M.Pd.
Mewakili kepala madrasah ia menyampaikan terimakasih kepada BPDB kota Salatiga dan mengapresiasi terjalinnya kolaborasi. “Kami sangat berterima kasih kepada BPBD Kota Salatiga. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan budaya sadar bencana di lingkungan madrasah,” ujarnya.

Sambutan tersebut disambut baik oleh Abu Mashud, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Dalam paparannya ia menegaskan “Penanggulangan bencana bukan hanya tugas BPBD. Pemerintah, akademisi, lembaga pendidikan, dan masyarakat harus terlibat agar pencegahan dan penanganan bencana dapat berjalan menyeluruh.”

Pada kesempatan itu, BPBD memperkenalkan Satuan Pendidikan Ramah Bencana (SPRB), sebuah program yang mulai dijalankan sejak 2024. Program ini mencakup sosialisasi mitigasi, pelatihan penyelamatan diri, dan simulasi tanggap darurat yang disesuaikan dengan karakter sekolah. MAN Salatiga menjadi salah satu satuan pendidikan yang mengadopsi program ini untuk mewujudkan lingkungan belajar yang lebih aman dan responsif.

Dalam sesi pelatihan dan simulasi, murid mempraktikkan langkah evakuasi, mengenali jalur aman, serta mempelajari teknik dasar penyelamatan diri saat kondisi darurat. Instruktur BPBD memberikan pendampingan langsung agar siswa memiliki kemampuan sigap dan kesadaran tinggi dalam menghadapi potensi bencana di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. (HumasMANSa – JournalistikMANSa)