BeritaMANSa – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Salatiga dipercaya sebagai TiLok (Titik Lokasi) pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 jenjang Madrasah Aliyah.
Selasa, 09 September 2025 dalam pelaksanaan OMI 2025,
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, Drs.H. Wiharso, M.M., meninjau langsung pelaksanaan OMI 2025 di Laboratorium Bahasa MAN Salatiga.
OMI 2025 yang mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju dan Berdaya Saing Global” diikuti oleh 39 peserta dari Kota Salatiga. Dari jumlah tersebut, 18 peserta berasal dari MAN Salatiga.
Ajang bergengsi ini merupakan kompetisi nasional inovatif yang menggabungkan kekuatan akademik dengan kepemimpinan moral, meliputi dua bidang utama: Sains dan Riset. Lebih dari sekadar perlombaan, OMI dirancang untuk menumbuhkan inovasi, kreativitas, serta pola pikir kritis dan analitis. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperteguh akhlak mulia, menumbuhkan wawasan kebangsaan, serta mendorong murid agar cerdas, sehat, disiplin, dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi.
Sebelum pelaksanaan dimulai, Kepala MAN Salatiga, Dr. H. Munawir, S.Ag., M.Pd., memberikan motivasi khusus kepada para peserta. Beliau menyampaikan bahwa OMI adalah kesempatan berharga untuk menunjukkan kemampuan terbaik, sekaligus menguatkan karakter. “Syukurilah kesempatan ini, karena kalian terpilih mewakili madrasah. Hadapilah dengan penuh konsentrasi, percaya diri, dan kesungguhan. Yakinlah setiap usaha yang sungguh-sungguh akan membuahkan hasil. Jangan hanya berharap lolos, tapi berikan yang terbaik agar pengalaman ini menjadi bekal berharga di masa depan,” pesannya.
Melalui OMI 2025, diharapkan para peserta tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga semakin siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai keislaman dan karakter luhur.