MAN Salatiga – MAN Salatiga menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 (Rabu, 20 Mei 2026), di lapangan madrasah. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, serta murid kelas X dan XI sebagai wujud penghormatan terhadap semangat perjuangan dan persatuan bangsa.
Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Harkitnas tahun ini mengingatkan pentingnya membina generasi muda melalui pendidikan, kesehatan, dan pemanfaatan ruang digital yang sehat demi mewujudkan bangsa yang maju dan berdaulat.
Dalam amanatnya, Dr. H. Munawir mengajak peserta upacara mengenang lahirnya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. “Perjuangan bangsa ini tidak hanya lahir dari para penguasa, tetapi juga dari pemuda dan pelajar yang memiliki semangat persatuan dan kepedulian terhadap masa depan bangsa,” tuturnya.
Beliau mengutip pesan seorang ulama Syekh Mustafa Al-Ghalayaini tentang pentingnya peran generasi muda dalam menjaga masa depan bangsa.
“Wahai pemuda, kalian kelak menjadi tokoh penggerak yang akan membawa dan menjaga negeri ini tetap berdaulat,” ungkapnya. Menurut Beliau, pesan tersebut relevan dengan kondisi saat ini, ketika generasi muda dituntut tidak hanya unggul akademik, tetapi memiliki akhlak mulia, semangat persatuan, serta kebijaksanaan dalam menghadapi perkembangan teknologi dan arus digital informasi.
Beliau menegaskan, kemajuan bangsa dan MAN Salatiga berada di tangan generasi muda. “Di pundak kalian madrasah ini akan terus tumbuh menjadi madrasah hebat, berprestasi, dan mendunia. Karena itu, pemuda harus memiliki semangat belajar, kemauan terus bertransformasi, serta mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan akhlakul karimah,” tegasnya sejalan dengan semangat program Asta Cita pemerintah, khususnya dalam transformasi pendidikan dan perkembangan teknologi.
Menutup amanatnya, beliau mengajak seluruh murid menjaga kedaulatan bangsa dengan bijak memanfaatkan teknologi digital.