Kuatkan Peran Murid dalam Kepemimpinan dan Penggerak Budaya Positif; MAN Salatiga Kukuhkan Pengurus OSIM Periode 2025/2026.

Capture

MAN SALATIGA – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Salatiga menggelar apel pagi (Senin, 22/9/2025) di Lapangan Utama madrasah. Kegiatan ini menjadi momen Serah Terima Jabatan dan Pengukuhan Pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Periode 2025/2026.

Surat Keputusan Kepala MAN Salatiga Nomor 052 Tahun 2025 tentang Penetapan Pengurus OSIM Periode 2025/2026 dibacakan oleh Sriyanto, S.Ag., selaku Pembina OSIM. Pelantikan pengurus dipimpin langsung oleh kepala madrasah, Dr. H. Munawir, S.Ag., M.Pd., sesaat setelah pengucapan janji seluruh pengurus.

Dalam amanatnya, Kepala Madrasah menyampaikan rasa syukur atas suksesnya proses demokrasi di lingkungan MAN Salatiga. Ia mengapresiasi kerja keras panitia serta partisipasi hampir seluruh murid yang telah menggunakan hak pilih dengan jujur, adil, dan rahasia. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada pengurus OSIM periode 2024/2025 atas kontribusi mereka dalam bidang akademik, nonakademik, maupun sosial kemadrasahan.

Dr. Munawir menegaskan pentingnya peran OSIM. “OSIM adalah wadah pengembangan diri dalam kepemimpinan, penyaluran bakat, minat, kreasi, dan inovasi sesuai program serta visi misi madrasah. Pahamilah peran dan fungsi OSIM, jalankan tugas dengan penuh komitmen dan konsisten, jadilah teladan melalui tindakan nyata, serta laksanakan program dengan tanggung jawab dan profesionalisme. Pegang teguh prinsip berorganisasi, yaitu ‘Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengendalian, dan Evaluasi’. Rencanakan program dengan matang, lakukan koordinasi yang baik, lalu jalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Sebelum menutup apel, beliau berpesan, “OSIM bukan hanya organisasi formal, tetapi wadah pengembangan kepemimpinan, kreativitas, inovasi, serta penyaluran aspirasi murid. Dengan semangat baru, OSIM MAN Salatiga 2025/2026 diharapkan mampu menghadirkan program kerja yang bermanfaat, menguatkan karakter, dan menjadi motor penggerak budaya positif di madrasah.”

“Tulis apa yang akan Anda kerjakan, dan kerjakan apa yang sudah Anda tulis,” pungkasnya. – (Humas MANSa)